Nostalgia, dan Bulan Bahasa
Jika kita berbicara tentang
Sumpah Pemuda, kita akan dibawa pada zaman dahulu ketika para pemuda indonesia
mengikrarkan sumpah pemuda yang berbunyi : Kami putra dan putri indonesia
mengaku bersumpah darah satu darah indonesia, Kami putra dan putri indonesia
menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa indonesia. Setiap tanggal 28 oktober
diperingati hari sumpah pemuda karena mengingat betul perjuangan para pemuda
yang manakala membacakan sumpah pemuda. Pada era globalisasi seperti ini banyak
yang menyalahgunakan bahasa persatuan yaitu bahasa indonesia seperti memakai
bahasa gaul dikalangan remaja seperti loe gue.
Padahal tidaklah patut
menggunakan bahasa seperti itu karena bisa merusak moral bahasa kebangsaan
kita. Seharusnya kita berbicara sesuai kaidah berbahasa yang baik dan benar
sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kenapa kita harus menggunakan bahasa
indonesia yang baik, karena salah satu isi dari sumpah pemuda yaitu menjunjung
tinggi bahasa persatuan bahasa indonesia. Peringatan sumpah pemuda mengajak
generasi muda agar tidak lupa jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur di medan
perang.
Drama yang diadakan teater gema
mengajak kita atau mengingatkan kita untuk selalu mengharumkan negeri ini yaitu
Indonesia. Sebenarnya ada organisasi para pemuda juga selain sumpah pemiua
yaitu organisasi budi otomo yang sekarang diganti dengan hari kebangkitan
nasional. Sumpah pemuda merupakan salah satu contoh dari banyaknya organisasi
yang mendukung jalannya kemerdekaan indonesia. Pemeran pada sumpah pemuda yang
diadakan oleh teater gema memerankan secra perannya dengan baik dan apik.
Diadakannya sumpah pemuda
bertujuan agar kita generasi muda juga Ikut serta dalam menjaga negara baik dari dalam maupun dari luar. Banyak
sekarang generasi muda yang telah lupa akan adanya para pejuang ataupun
pahlawan yang telah rela mengorbakan nyawannya demi negeri kita ini yaitu
Indonesia. Mereka membela negaranya ini walaupun nyawa sebagai taruannya mereka
tidak mengharapkan imbalan apapun.
Fakultas Pendidikan Bahasa dan
Seni Universitas PGRI Semarang memperingati sumpah pemuda dan juga bertepatan dengan bulan
bahasa. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni mengadakan acara Festival Bulan
Bahasa yang mengadakan agenda perlombaan seni tari yang diikuti progdi FPBS.
Semua progdi ikut serta dalam acara seni tari yang diadakan Universitas PGRI
Semarang khususnya untuk Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni yaitu yang
dinamakan bulan bahasa yang diadakan setiap tanggal 27 oktober 2016.
Seni dalam pertunjukan lomba tari sangat bagus dan menarik karena
perpaduan antara seni tari tradisional dan seni tari modern. Festival bulan bahasa ini mengajak para
mahasiswanya agar menyalurkan kemampuannya untuk di tuangkan. Bulan bahasa yang
diadakan setiap taunnya sangat berpotensi positif untuk mengembangkan kemampuan
yang dimiliki mahasiswanya.
Bulan bahasa diadakan untuk menjalin silaturahmi pada prodi lain.
Silaturahmi di jaga karna silaturahmi sangat pending dalam kehidupan.