Minggu, 25 Desember 2016

tuga kuliah



Nostalgia, dan Bulan Bahasa
                Jika kita berbicara tentang Sumpah Pemuda, kita akan dibawa pada zaman dahulu ketika para pemuda indonesia mengikrarkan sumpah pemuda yang berbunyi : Kami putra dan putri indonesia mengaku bersumpah darah satu darah indonesia, Kami putra dan putri indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa indonesia. Setiap tanggal 28 oktober diperingati hari sumpah pemuda karena mengingat betul perjuangan para pemuda yang manakala membacakan sumpah pemuda. Pada era globalisasi seperti ini banyak yang menyalahgunakan bahasa persatuan yaitu bahasa indonesia seperti memakai bahasa gaul dikalangan remaja seperti loe gue.
 Padahal tidaklah patut menggunakan bahasa seperti itu karena bisa merusak moral bahasa kebangsaan kita. Seharusnya kita berbicara sesuai kaidah berbahasa yang baik dan benar sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kenapa kita harus menggunakan bahasa indonesia yang baik, karena salah satu isi dari sumpah pemuda yaitu menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa indonesia. Peringatan sumpah pemuda mengajak generasi muda agar tidak lupa jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang.
                Drama yang diadakan teater gema mengajak kita atau mengingatkan kita untuk selalu mengharumkan negeri ini yaitu Indonesia. Sebenarnya ada organisasi para pemuda juga selain sumpah pemiua yaitu organisasi budi otomo yang sekarang diganti dengan hari kebangkitan nasional. Sumpah pemuda merupakan salah satu contoh dari banyaknya organisasi yang mendukung jalannya kemerdekaan indonesia. Pemeran pada sumpah pemuda yang diadakan oleh teater gema memerankan secra perannya dengan baik dan apik.
                Diadakannya sumpah pemuda bertujuan agar kita generasi muda juga Ikut serta dalam menjaga negara  baik dari dalam maupun dari luar. Banyak sekarang generasi muda yang telah lupa akan adanya para pejuang ataupun pahlawan yang telah rela mengorbakan nyawannya demi negeri kita ini yaitu Indonesia. Mereka membela negaranya ini walaupun nyawa sebagai taruannya mereka tidak mengharapkan imbalan apapun.
                Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang memperingati sumpah  pemuda dan juga bertepatan dengan bulan bahasa. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni mengadakan acara Festival Bulan Bahasa yang mengadakan agenda perlombaan seni tari yang diikuti progdi FPBS. Semua progdi ikut serta dalam acara seni tari yang diadakan Universitas PGRI Semarang khususnya untuk Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni yaitu yang dinamakan bulan bahasa yang diadakan setiap tanggal 27 oktober 2016.
Seni dalam pertunjukan lomba tari sangat bagus dan menarik karena perpaduan antara seni tari tradisional dan seni tari modern.  Festival bulan bahasa ini mengajak para mahasiswanya agar menyalurkan kemampuannya untuk di tuangkan. Bulan bahasa yang diadakan setiap taunnya sangat berpotensi positif untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki mahasiswanya.
Bulan bahasa diadakan untuk menjalin silaturahmi pada prodi lain. Silaturahmi di jaga karna silaturahmi sangat pending dalam kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar